
Laporan Wartawan Kompas Josie Susilo Hardianto
KARANGSARI, KOMPAS - Rangkaian kereta api eksekutif Argo Dwipangga jurusan Yogyakarta-Jakarta, Selasa dini hari anjlok di kawasan Karang Gandul, Purwokerto, Jawa Tengah. "Hanya satu as yang anjlok, di gerbong belakang," kata seorang petugas PT. Kereta Api Bambang S yang ditemui di Stasiun Karangsari, Purwokerto.
Akibat kecelakaan itu beberapa rangkaian kereta api lain seperti Argo Lawu jurusan Solobalapan tertahan di Karangsari dan rangkaian jurusan Jakarta seperti Bima tertahan di Stasiun Purwokerto. Menurut keterangan Bambang S, sebenarnya tidak diperlukan waktu lama untuk mengangkat kembali roda yang anjlok. "Namun karena dini hari, membutuhkan waktu lama untuk mengumpulkan personil," tutur Bambang.
Kawasan di mana rangkaian Argo Dwipangga anjlok adalah kawasan rawan kecelakaan. Menurut keterangan beberapa petugas di stasiun Karangsari selain terdapat banyak tikungan, tanah di sekitar jalur tersebut agak labil. Beberapa kali berbagai rangkaian kereta api anjlok di jalur tersebut.
Tiga Gerbong Ditinggal
Menyusul insiden anjlok ini, tiga buah rangkaian gerbong dari delapan gerbong Argo Dwipangga terpaksa ditinggal di tempat kejadian. Dua gerbong terpaksa ikut ditinggal untuk menahan gerbong yang anjlok agar tidak jatuh ke bawah.
Menurut keterangan beberapa penumpang Argo Dwipangga yang ditemui di Stasiun Karangsari, Purwokerto, gerbong yang anjlok berada tepat di mulut jembatan Lengseng, Karanggandul. Para penumpang yang sebelumnya berada di ketiga gerbong itu kemudian di pindah ke gerbong lainnya dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Tuesday, April 03, 2007
KA Dwipangga Anjlok, Tiga Gerbong Ditinggal
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
9:11 AM
0
comments
Monday, April 02, 2007
Tukul Lantunkan "Lilin Lilin Kecil" di Makam Chrisye

JAKARTA, KCM - Meski belum pernah bertemu langsung dengan mendiang Chrisye, namun Tukul Arwana mengaku jika dirinya begitu mengidolakan sosok sang legenda itu. Ia bahkan hapal betul lagu-lagu yang menjadi hit Chrisye semasa hidupnya.
Saat memberikan penghormatan terakhir di acara prosesi pemakaman Chrisye di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Jumat lalu, Tukul pun melantunkan lagu Lilin Lilin Kecil di tempat peristirahatan Chrisye yang terakhir.
"Ketemu langsung sih belum, tapi saya hanya melihat beliau dari jauh saja. Dia idola saya sejak dulu," kata pelawak yang namanya tengah berkibar lewat program acara Empat Mata itu.
Duka pun kini dirasakannya pula. Sang legenda akhirnya bisa beristirahat dengan tenang, pada Jumat (30/3), pukul 04.08 WIB, setelah beberapa tahun mendapat perawatan karena menderita penyakit kanker paru-paru stadium empat.
"Tak ada yang bisa menggantikan beliau. Dia legenda yang tak akan bisa tergantikan oleh siapa pun," ujarnya.
Kata Tukul, andai saja, ia tak secepat ini dipanggil Tuhan, ia berharap betul mengundang Chrisye di acara yang dipandunya itu. "Saya ingin sekali mengenal dekat dengan beliau. Mungkin juga tim kreatif Empat Mata sudah menjadwalkannya jadi bintang tamu. Tapi mungkin karena kondisinya saat itu belum sembuh total sampai akhirnya beliau keburu dipanggilNYA," ucapnya.
Dan, Tukul pun hanya bisa mengantarkan kepergian idolanya itu ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Selamat jalan Chrisye...
Penulis: eh
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
9:51 AM
78
comments
Wednesday, March 28, 2007
Bahasa Cinta
Karya : Kahlil Gibran
Bila cinta memanggilmu, turutilah bersamanya, Kendati jalan yang mesti engkau lalui sangat keras dan terjal, Ketika sayap-sayapnya merangkulmu, maka berserah dirilah padanya.
Sekalipun pedang-pedang yang bersemayam di balik sayap-sayap itu mungkin akan melukaimu Ketika ia bertutur kepadamu, maka percayalah padanya,Walaupun suaranya akan memporak- porandakan mimpi-mimpimu laksana angin utara yang meluluh-lantakkan tetanaman
Cinta akan memahkotai dan menyalibmu,Menyuburkan dan mematikanmu,Membumbungkanmu terbang tinggi, mengelus pucuk-pucuk rerantinganmu yang lentik dan menerbangkanmu ke wajah matahari,Namun cinta juga akan mencekik dan menguruk-uruk akar-akarmu sampai tercabut dari perut bumi
Serupa dengan sekantong gandum, cinta menyatukan dirimu dengan dirinya,Meloloskanmu sampai engkau bugil bulat,Mengulitimu sampai engkau terlepas dari kulit luarmu Melumatmu untuk memutihkanmu,Meremukkanmu sampai engkau menjelma liat
Lantas,
Cinta akan membopongmu ke kobaran api cusinya, Sampai engkau berubah menjadi roti yang disuguhkan dalam suatu jamuan agung kepada Tuhan
Cinta melakukan semua itu hanya untukmu sampai engkau berhasil menguak rahasia hatimu sendiri,Agar dalam pengertian itu engkau sanggup menjadi bagian dari kehidupan,Jangan sekali-kali engkau ijinkan ketakutan bersemayam di hatimu,Supaya engkau tidak memperbudak cinta hanya demi meraup kesenangan,Sebab memang akan jauh lebih mulia bagimu,Untuk segera menutupi aurat bugilmu dan meninggalkan altar pemujaan cinta
Memasuki alam yang tak mengenal musim,Yang akan membuatmu bebas tersenyum, tawa yang bukan bahak, hingga engkau pun akan menangis, air mata yang bukan tangisan
Cinta takkan pernah menganugerahkan apa pun kecuali wujudnya sendiri,Dan tidak sekali-kali menuntut apapun kecuali wujudnya sendiri itu pula,Cinta tidak pernah menguasai dan tidak pernah dikuasai,Lantaran cinta terlahir hanya demi cinta
Manakala engkau bercinta, jangan pernah engkau tuturkan, "Tuhan bersemayam di dalam lubuk hatiku".Namun ucapkanlah, "Aku tengah bersemayam di lubuk hati Tuhan".
Jangan pula engkau mengira bahwa engkau mampu menciptakan jalanmu sendiri,Sebab hanya dengan seijin cintalah jalanmu akan terkuak
Cinta tidak pernah mengambisikan apapun kecuali pemuasan dirinya sendiri
Tetapi bila engkau mencintai dan terpaksa mesti menyimpan hasrat, maka jadikanlah hasratmu seperti ini:
Melumatkan diri dan menjelma anak-anak sungai yang gemericik mengumandangkan tembang ke ranjang malam,Memahami nyerinya rasa kelembutan,Berdarah oleh pandanganmu sendiri terhadap cinta,Menanggung luka dengan hati yang penuh tulus nan bahagia.
Bahagia dikala fajar dengan hati mengepakkan sayap-sayap
Dan melambaikan rasa syukur untuk limpahan hari yang berbalur cinta
Merenungkan muara-muara cinta sambil beristirahat di siang hari
Dan kembali dikala senja dengan puja yang menyesaki rongga hati
Lantas,
Engkaupun berangkat ke peraduanmu dengan secarik doa
Yang disulurkan kepada sang tercinta di dalam hatimu
Yang diiringi seuntai irama pujian yang meriasi bibirmu
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
2:05 PM
0
comments
Labels: News, Semua Tentang Love
Monday, March 12, 2007
Gunung Semeru Masih Tertutup untuk Pendakian

MALANG, SENIN - Kondisi cuaca yang masih memburuk berupa hujan deras dan angin kencang membuat Gunung Semeru masih tertutup untuk aktivitas pendakian hingga batas waktu tak terhingga. "Akhir Maret atau awal April mendatang, kami masih akan melakukan evaluasi apakah Gunung Semeru ini bisa dibuka untuk kegiatan pendakian dan wisata umum atau tidak," kata Kepala Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTNBTS) Joko S di Malang, Senin (12/3).
Menurut dia, penutupan Gunung Semeru tersebut, selain disebabkan kondisi cuaca masih belum memungkinkan, juga karena masih dalam proses pemulihan ekosistem kawasan itu. Sementara aktivitas gunung tetap stabil dan masih dalam status waspada, namun tidak membahayakan bagi masyarakat sekitarnya sehingga tidak ada instruksi agar warga sekitar mengamankan diri.
Secara visual, katanya, setiap 10 menit, kawah Semeru tetap mengeluarkan asap tebal dan kondisi itu sudah menjadi rutinitas gunung tertinggi di Jawa tersebut. Ia mengakui, sejak ditutup mulai 8 Januari 2007 lalu, tidak sedikit para pendaki yang menanyakan dan minta agar Gunung Semeru dibuka kembali untuk aktivitas pendakian. Tetapi karena kondisi cuaca yang tidak "bersahabat", maka penutupan tetap dilakukan, sekalipun banyak yang mengajukan agar Gunung Semeru dibuka kembali untuk kegiatan wisata dan pendakian.
Meskipun, Gunung Semeru masih dinyatakan tertutup untuk kegiatan wisata dan pendakian, maka Gunung Bromo tetap dibuka untuk kegiatan wisata, meskipun secara visual mengeluarkan asap putih setinggi 70 meter setiap 10 menit. "Kondisi itu masih normal dan tidak membahayakan bagi wisatawan, kecuali jika ada peningkatan aktivitas dan visual gunung ada peningkatan seperti mengeluarkan lava pijar dan letusan, maka mau tidak mau juga harus ditutup untuk kegiatan wisata," ujarnya.
Sumber: Antara
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
9:39 AM
0
comments
Labels: News
Friday, March 09, 2007
Musibah Garuda GA200

JAKARTA, KCM -- Penyebab terbakarnya pesawat Garuda GA200 di bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, Rabu (7/3) lalu sangat mudah untuk diungkap. Bahkan mudah pula untuk dibuktikan, jika pembuktian tersebut diperlukan. Sebab, segala hal yang dibutuhkan untuk pengungkapan tersebut lengkap tersedia.
"Ini kejadian yang mudah diungkap dan mudah dibuktikan, kalau toh itu harus dibuktikan. Karena pesawat dalam kondisi utuh, dalam arti kata black box yang berisi voice data recorder dan flight data recorder ada. Penerbang dan awak kokpit semua masih hidup. Semua saksi melihat, baik itu orang luar maupun pihak tower juga melihat. Jadi itu sangat mudah dibuktikan," ujar Joko Purwoko, pemerhati penerbangan dalam wawancara dengan Radio Sonora, Jumat (9/3) pagi.
Pengungkapan penyebab kecelakaan ini pun, menurut Joko, seharusnya tidak akan memakan waktu yang lama. ’Pembacaan flight data recorder tidak cukup lama. Biasanya yang lama itu mencari flight data recorder, seperti kasus AdamAir yang di Laut Sulawesi, kan belum ketemu, kapan? itu, ya nggak tahu tergantung ketemunya. Kalau ini kan sudah ketemu, tinggal dikirim. Ya, logikanya kurang dari satu bulan sudah bisa terbaca," sambungnya.
Dalam kondisi ini, Joko pun menolak jika kecelakaan pesawat rute Jakarta-Yogyakarta berjenis 737-400 ini dikait-kaitkan dengan hal non teknis. "Tidak ada hal non teknis yang saya lihat. Memang kejadian kecelakaan yang sarat dengan high technology itu semua mesti kejadian teknis, dan dapat dibuktikan, dan dapat diungkapkan," katanya lagi.
Ia menegaskan, human error pun merupakan bagian dari persoalan teknis yang harus diselidiki secara tuntas. "Apalagi nanti setelah flight data recorder dibaca, akan terungkap apa kejadian sebenarnya. Jadi jangan dikaitkan dengan kejadian non teknis segala," tegasnya.
Lebih lanjut ia berharap agar, setelah data di dalam black box didapatkan, maka data yang sama pulalah yang diumumkan, agar sebab musibah dapat diketahui dengan jernih. "Apa adanya itu yang diumumkan. Jangan setelah terbaca, baru di-readjust lagi. Pengalaman saya sewaktu test flight pesawat tempur itu, semua pesawat tempur ada flight data recorder, begitu turun langsung dibaca, gak sulit bacanya. Gak sulit," ungkap Joko.
Pada bagian lain, Joko pun mengingatkan agar penyelidikan kasus ini dilakukan oleh pihak yang benar-benar terkait dan tumpang tindih harus dihindari. Secara tegas ia mengatakan, penyelidikan tentang kemungkinan human error dari pilot tidak tepat jika dilakukan oleh pihak Polri. Dalam hal ini ada lembaga independen profesional yang berwenang melakukan penyelidikan yakni Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "Human error tidak dari Polri yang memeriksa, sudah ada KNKT, itu lembaga independen profesional dan dibentuk memang untuk itu. Marilah kita aparat bekerja di lingkup masing-masing, jangan overlap yang akan menimbulkan persaingan dan bentrokan," demikian Joko.
Sumber: Radio Sonora
Penulis: Glo
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
10:00 AM
0
comments
Labels: News
Thursday, March 08, 2007
Cinta Dan Kasih
Kita tidak bisa mencintai di bawah ketakutan atau bentuk-bentuk tekanan apapun. Untuk bisa mencintai, mesti ada derajat kebebasan —hingga batas-batas tertentu. Untuk mencintai butuh keleluasaan, dimana di dalam ruang itulah gerakan cinta bisa bertindak.
Pada sisi lain, dalam mencintai ada sejenis pengisolasian, pembatasan, yang hanya ditujukan atau dikhususkan bagi yang dicintai saja dan bukan bagi yang lainnya, apalagi yang dianggap berlawanan dengannya. Seseorang tak bisa mencintai terang dan pada saat yang bersamaan juga mencintai gelap, mencintai warna putih dan pada saat yang bersamaan warna hitam, mencintai kejernihan sementara pada saat yang bersamaan kekeruhan, atau yang sejenisnya. Jadi terjadi pengisolasian, konsentrasi pada ‘objek’ itu saja.
Pengisolasian inilah yang menimbulkan ikatan atau kemelekatan. Ketika seseorang mencintai sesuatu atau seseorang, mau-tak-mau ia akan dibuat melekat padanya, dan oleh karenanya pada saat yang bersamaan muncul pula kebencian terhadap —yang terposisikan sebagai— yang berlawanan dari yang dicintainya itu.
Namun tidak demikian halnya dengan kasih. Walaupun untuk bisa mengasihi juga butuh derajat kebebasan dan keluasaan, disini tidak terjadi pengisolasian kasih atau kosentrasi pancaran kasih hanya terhadap ‘objek tertentu itu’ saja. Justru keleluasaan yang ada itu termanfaatkan seluas-luasnya, yang tidak memungkinkan kehadiran sekat-sekat. Anda tidak bisa mengasihi seseorang, sementara pada saat yang bersamaan membenci manusia lainnya. Yang menjadi objek bagi pancaran kasih ini adalah umat manusia, atau bahkan makhluk hidup misalnya. Jadi sangat meluas; tidak terisolir hanya pada ‘sesuatu’ tertentu saja.
Oleh karenanya, kalau cinta pantas dilawankan dengan benci, maka kasih tidak. Kasih bukan lawan benci. Dan, seperti juga dalam mencintai, dimana Anda juga mengasihani orang atau sesuatu yang Anda cintai itu, kita bisa juga mengasihani yang kita ‘benci’ itu. Sebab pada dasarnya, tak ada rasa benci di dalam kasih.
Satu hal penting yang membedakan antara cinta dengan kasih adalah, kalau dalam cinta ada hasrat memiliki atau menguasai yang kuat akan yang dicintai sebagai akibat dari kemelekatan, maka dalam kasih tidak. Rasa kasih tak disertai hasrat memiliki, mengikat; bahkan, kita justru senang melihat kalau yang kita kasihi itu bebas. Kalau dalam mencintai Anda mengharapkan dicintai juga, maka dalam kasih kita tak berharap dicintai, atau dikasihi sekalipun. Kita hanya mengasihi. Cuma itu. Tak peduli apakah yang dikasihi itu malah membenci kita. Itu bukan urusan kita.
Makanya, sepasang manusia yang tadinya saling-mencintai, bisa saja belakangan malah berseteru, saling-membenci, saling-mendendam. Bencana ini tak bisa terjadi pada mereka yang saling-mengasihi. Sekali Anda mengasihi, Anda akan mengasihinya selama-lamanya.
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
3:13 PM
0
comments
Labels: News, Semua Tentang Love
Wednesday, March 07, 2007
LOVE vs LIKE
Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang udah
sepadan. Seperti kata kata berikut,CiNTA tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan. ....yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya... adalah iRREVERSIBLE.
Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat.
Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama.
Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang.
Begitu juga dalam kasus kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti.
Jangan pernah takut untuk jatuh cinta. Mungkin akan begitu menyakitkan, dan
mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita.
Tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis jauh lebih
pedih... karena saat itu menyadari bahwa kamu tidak pernah memberi....
Cinta itu sebuah jalan.
Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen.
Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja.
Cinta tak harus berakhir bahagia, karena cinta TiDAK HARUS berakhir
Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan dan mengerti apa yang tidak dijelaskan,
sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran... melainkan dari HATI.
Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai, melainkan investasi.
Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan.
Karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai... .melainkan memanfaatkan.
Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu cintai
dari pada kehilangan seseorang yang kamu cintai karena egomu yang tak berguna itu..
Bagaimana aku akan berkata "SELAMAT TINGGAL ".... kepada seseorang yang tidak pernah aku miliki ??
Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang tidak pernah menjadi kepunyaanku ??
Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak pernah bersamaku dan kubertanya,
Kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya tidak pernah untukku ??
Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu sama lain ketika mereka tinggal dalam dua dunia yang berbeda..... .....
Tapi ketika kedua dunia ini melebur dan menjadi satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN !!
Jangan mencintai seseorang seperti bunga karena bunga mati kala musim berganti,
Cintailah mereka seperti angin, sebab angin bertiup selamanya... .....
Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan2 kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu
dengan mengumpulkan kembali pecahan- pecahan kaca itu sehingga kamu akan menjadi utuh kembali..... .
"Dream can change, but Love is forever"
LoVe Or LiKe ???
Don't EVER leave the one you love for the one you like because the one you like will leave you for the one they love...tonight your true love will realize how much they
love you. between 1 & 4 in the afternoon
tomorrow the shock of your life will occur.
if you break the chain then you will have bad luck..
.:.:.:.
If you REALLY LIKE (or LOVE) SOMEONE right now
AND MISS THEM and can't get them out of your head then re-post this within 1 minute with the title LOVE VS. LIKE and whoever you are missing will surprise you tomorrow
friends are like star not always seen, but they're always there....... ..
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
5:19 PM
2
comments
Labels: News, Semua Tentang Love
Thursday, September 07, 2006
CInta
Dengan cinta orang bisa bahagia....
Dengan cinta orang bisa sengsara...
Apakah sih sebenar nya cinta iut ???
Pucing Koeeeeeeeeeee
Posted by
Veri Rohviandiantoro
at
2:22 PM
0
comments
Labels: News, Semua Tentang Love
Loading...